Jassline Mutiara, 16,  siswa SMA 3 Batam tersebut tak percaya nilai hasil UN nya nomor 2 terbaik se Kepri. Dimana nilainya hanya beda 4,5 poin dari Sherry Anastasya dari SMA Yos Sudarso. Tak trik khusus, hingga membuat gadis kelahiran Batam ini terbaik ke dua Kepri.

“Masa iya, saya biasa-biasa aja di kelas,” katanya saat dihubungi, Selasa (2/5).

Ia mengatakan selama dua tahun masuk kelas Cerdas Istimewa (CI), tak pernah sekalipun dirinya berada di peringkat satu, dua atau tiga di kelasnya.

“Malah teman saya (Devina peringkat 8 Kepri, red) yang sering langganan (juara kelas, red),” ujarnya.

Baginya menjadi juara 2 terbaik UN Se Kepri, adalah sesuatu yang tak pernah dibayangkannya. Sebab sebelum UN, Jassline tak pernah mengikuti berbagai les.

“Gak ada, saya hanya belajar di rumah saja,” tuturnya.

Jassline mengakui sudah mendaftar di salah satu perguruan tinggi swasta di Batam. Ia juga sudah memilih jurusan yang akan ditekuninya, dan itu berbeda dengan jurusannya saat berada di SMA.

“Saya ambil Ilmu Hukum,” ucapnya.

Jassline mengatakan sangat berterima kasih dengan guru-guru yang sudah mengajarnya dengan baik. Sehingga ia bisa meraih semua ini.

Kepala Sekolah SMA 3, Vivi mengatakan bahwa Jassline termasuk anak yang tekun. Hal inilah yang menjadi kunci raihan yang dicapainya saat ini.

“Tekun, ulet,” tutur Vivi.

Vivi tak bisa menyembunyikan rasa harunya dengan raihan yang telah dicapai anak-anak muridnya. Ia mengatakan pada tahun lalu, SMA 3 malah tak mendapat peringkat secara institusi.

“Kami hanya personal saja, ada murid kami meraih nilai tertinggi. Tapi gak ada peringkat untuk SMA nya, sekarang cukup kaget juga dengan raihan ini,” tuturnya.

Ia berharap ke depan, prestasi ini bisa terus meningkat. Ia bangga dengan kerja keras para guru dan murid.

“Terimakasih untuk semuanya, semoga tahun depan lebih baik lagi. Dengan guru yang sedikit dan murid banyak, kami bisa  (juara,red),” ungkapnya.

 

JUANDA – BATAM

Komentar

komentar