Dua atlet karate ini selain berprestasi, mereka juga sudah melatih karate di Madani Karate School Batam yang berada di Bengkong Nusantara Blok F Nomor 26.

Haafizah Adzroo dan Safira Aryanti Octaviana, keduanya merupakan pelajar kelas 3 SMP. Haafizah bersekolah di SMPN 4 Batam sedangkan Safira bersekolah di SMPN 30 Batam.

Haafizah memulai karir karatenya dari dorongan orangtua saat mendaftarkan adiknya untuk masuk sekolah karate.

“Pertama kali itu kelas 4 SD,” ucap Haafizah, Rabu (17/2).

Cidera, bahkan patah tulang sudah menjadi hal biasa baginya. Sewaktu mengikuti Kejuaraan Nasional tahun 2012 di Jakarta, ia sempat mengalami patah tulang di pergelangan tangan kanan saat berhadapan dengan lawannya. Kejadian itu sangat disayangkan. Pasalnya, saat itu merupakan babak semifinal memperebutkan tempat ke final. “Untuk perolehan nilai saya menang, tapi diskualifikasi akibat cedera itu lah, saya gagal,” ujar gadis yang berulang tahun ke-15 pada 17 Februari lalu itu.

Sementara, Safira memulai kegemarannya dengan dunia karate di usia yang lebih muda, yakni sejak kelas tiga SD. Gadis kelahiran 23 Oktober tahun 2000 ini juga berprestasi atas dukungan orangtuanya yang menawarkannya masuk sekolah karate. Prestasi pertama datang dari Kejuaraan Walikota Cup dan mendapatkan juara dua.

“Waktu itu saya masih kelas 4 SD,” ucap Safira.

Pada kejuaraan Ingkado Cup di Tanjung Pinang 2013 silam kemudian membawanya menjadi juara satu. “Lawan saat itu, saya pukul sekali di perut dan dia langsung mau pingsan, mabuk-mabuk gitu,” ucapnya.

Keduanya sekarang aktif berlatih dan melatih karate.

“Kalau untuk latihan itu empat kali seminggu, dan melatih itu satu kali seminggu,” tutup Safira.

 

WAHYUDIN NUR

Komentar

komentar