Margareta tidak pernah menyangka bisa mendapatkan beasiswa ke perguruan tinggi ternama di Batam dan mendapatkan hadiah ke luar negeri berkali-kali karena prestasi di bidang olahraga Basket.

Gadis kelahiran Bangka ini memulai langkahnya dari hobi bermain basket tahun 2007. Kegemarannya terhadap basket membawanya ikut serta dalam kejuaraan Sungailiat Cup di Bangka tahun 2008 silam. Meskipun tidak memenangkan pertandingan pertamanya tersebut, ia dinobatkan menjadi Most Valuable Player (MVP) dalam kejuaraan tersebut.

Gadis ini kemudian aktif mengikuti pertandingan basket yang diselenggarakan di dalam dan luar kota Batam.

“Juara 1 VBS tahun 2007- 2009, juara 3 Yosep Cup 2010, juara 2 Porprov 2010 Bangka Belitung, juara 3 Popwil Sumatera 2010 dan masih banyak lagi,” Margareta menyebutkan capaiannya dalam pelbagai kejuaraan basket.

Terakhir kali, ia berhasil mendapat juara 1 Kejurkot Batam mewakili Batu Ampar dan juara 1 PBS Cup IV tahun 2015.

“Dan ada lagi, juara 1 basket Jotun Cup 3 on 3,” ucapnya.

Prestasi- prestasi tersebutlah yang membawanya mendapatkan hadiah ke luar negeri. Negara di Asia Tenggara pun sudah ia kelilingi seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.

“Kalau di Indonesia sendiri, pernah ke Bali, Lombok, Solo, Jogja, Palembang dan masih banyak lagi,” sebutnya.

Tidak cukup jalan ke luar negeri, ia pun mendapatkan beasiswa untuk masuk ke perguruan tinggi di Batam. “Masuk UIB juga karena beasiswa dari basket,” kata gadis ramah ini.

Tidak hanya prestasi di dunia basket, namun ia juga selalu berhasil mempertahankan beasiswanya dengan selalu mendapatkan Indeks Prestasi (IP) di atas 3,5.

“Jadi saat jenuh-jenuhnya dengan kuliah, ketika lihat lapangan basket saja sudah membuat hati tenang dan senang,” tutupnya.

 

WAHYUDIN NUR – BATAM

Komentar

komentar