Nur Ainul Fitri merupakan atlet karate Batam yang memiliki segudang prestasi membanggakan.

Gadis kelahiran Batam, 23 Januari 1998 ini mulai menggeluti dunia karate sejak masih duduk di bangku kelas 1 SMP.

“Keinginan sendiri,” sebut Fitri, panggilan akrabnya.

“Latihannya berat banget,” keluhnya pada saat awal-awal bergabung dulu.

Namun karena dukungan dari orangtuanya dan keinginannya yang kuat, ia berhasil melampaui semua tantangan tersebut.

Berkat bimbingan dan latihan dari pelatihnya Caca, Nela dan Afriansyah di perguruan Wadokai, kiprah Fitri di dunia karate mulai membuahkan hasil. Prestasinya di kelas 53 kg kategori Kumite putri antara lain

 

  • Juara 2 dalam Kejuaraan Open Karate Championship tahun 2012 dan 2014 di Batam.
  • Juara 1 Kejuaraan Karate antar pelajar se-Kepri tahun 2013 di Tanjungpinang.
  • Juara 1 Pekan Olahraga Kota (Porkot) Batam tahun 2013.
  • Juara 1 Kejuaraan Karate Open Senkaido Cup tahun 2014 di Batam.
  • Juara 1 Kejuaraan Karate Open Piala Bupati Bintan Cup tahun 2014.
  • Juara 1 Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2014 di Karimun.
  • Juara 1 Universiras Putra Batam Cup cabang karate tahun 2015.
  • Juara 2 dalam Kejuaraan Bandung Karate Club (BKC) tahun 2014 di Batam.
  • Juara 1 Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kepri tahun 2015 di Tanjungpinang.
  • Juara 1 dalam Kejuaraan BKC tahun 2015 di Batam.

“Pengalaman paling berkesan saat menjuarai BKC tahun 2015, karena perjuangan dan latihannya lebih berat dari sebelumnya,” ungkap anak kedua dari lima bersaudara ini.

Saat ini, Fitri sudah lulus dari SMAN 8 Batam dan berhasil lolos dalam seleksi SNMPTN 2016 lewat jalur prestasi. “Keterima tanpa tes di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di program studi ilmu olahraga,” katanya.

Sebelumnya ia juga sudah diterima tanpa tes juga di Politeknik Batam, namun ia tolak. “Tidak ada ilmu olahraga di Politeknik soalnya,” sebut gadis berpostur 155 cm ini.

Ia juga ingin mandiri dan merasakan pengalaman berbeda dengan kuliah di Yogyakarta.

Fitripun bertekad, di Yogyakarta ia akan terus berlatih karate di Wadokai Yogyakarta dan secepatnya lulus kuliah. “Balik dari Yogya, ingin berbakti untuk Batam,” tutup gadis yang bercita-cita ingin menjadi PNS ini. (cr16)

Komentar

komentar