[dropcap size=big]S[/dropcap]uka sia-saikan makanan? Mulai sekarang hindari. Masih banyak orang yang tidak bisa makan.

Tahukah kamu, di seluruh dunia rata-rata pertahun membuang makanan hingga1,3 miliar ton!

Jumlah itu setara dengan kebutuhan makan 870 juta orang.

Berdasar keprihatinan terhadap fenomena buang makanan, pada 1967 di Arizona, Amerika Serikat didirikan food bank dengan nama St. Mary’s Food Bank.

Food bank adalah organisasi non-profit yang berperan sebagai pusat koordinasi makanan sisa dan sumbangan dari berbagai sumber. Mulai dari pabrik makanan, restoran, hingga rumah tangga. Nantinya makanan itu diolah, disimpan, dijual, dan disumbangkan kepada konsumen yang membutuhkan, seperti posko pengungsian, panti asuhan, dan sekolah.

Kini, ribuan food bank pun mulai didirikan di seluruh dunia.

Bagaimana Cara Food Bank Memperoleh Makanan? Melalui dua cara yaitu pembelian dan sumbangan. Mereka membeli dari pabrik, toko, atau petani yang kemudian dikemas ke dalam tiga size yaitu kemasan kecil, sedang dan besar. Cara kedua adalah mendapatkan sumbangan makanan dari anggota atau dari sumber lain.

Semua jenis makanan kemasan bisa disalurkan loh. Yang penting makanan kemasan itu belum kadaluarsa, higienis dan layak dikonsumsi. Ingat, food bank nggak me-recycle makanan, tapi cuma menyimpan dan mendistribusikan.

Saat ini food bank yang ada di Indonesia masih berupa komunitas yang bernama Foodbank of Indonesia atau FOI. Kalian bisa mengakses info tentang FOI di facebook  Foodbank of Indonesia atau Twitter @FoodBankID. Meski belum punya cakupan luas dalam mendistribusikan makanan, FOI punya program-program menarik. Misalnya berbagi sarapan sehat kepada duafa dan lansia yang membutuhkan.

Bagaimana di Batam?!

Komentar

komentar