[dropcap size=big]L[/dropcap]akukan dengan cara yang berbeda. Inilah kunci yang membuat Philz Coffee bisa menyaingi dominasi Starbuck. Di kawasan bisnis Lembah Silicon mereka bahkan menjadi pilihan utama.

Ketika pendiri Facebook Mark Zuckerber diam-diam merayakan dan mengumumkan pernikahannya di kalangan terbatas, salah satu yang diminta datang dan melayani para tamu dengan kopinya adalah Phil Jaber dan anaknya Jacob Jaber.

Apa yang dilakukan oleh Phil Jaber sang pendiri kedai kopi yang membuka toko pertama di San Francisco ini hingga bisa menyeruak di tengah dominasi raksasa kopi Starbuck?

Phil

Phil Jaber

Pertama, Visi yang kuat! “It all started with a dream to create a really great cup of coffee personalized for you,” kata Phil.

Sejak 25 tahun  lalu Phil memulai dengan mengunjungi banyak kedai kopi di dunia. Ia mempelajari bagaimana kopi disajikan dan kemudian membuat 30 rajikan kopinya sendiri.

Di Philz Coffee, para barista dan pelayannya tak berseragam.  Ini jelas sangat berbeda dengan Starbuck.  Dan ini membuat semacam sentuhan pribadi bagi para pelanggan. Satu pelanggan dilayani oleh satu barista yang berbeda dan setiap kali mengangsurkan sang barista mengucapkan kalimat ini: “Taste it and make sure it’s perfect.”

Emotional connection. Itulah tradisi yang dibangun Philz Coffee. ““We think of ourselves as more in the people business than the coffee business,” kata Jacob, 29, yang kini mengendalikan Philz Coffe sebagai CEO.

Di situs resmi Philz Coffee kita bisa membaca bagaimana semua itu dirumuskan dalam visi, misi dan core value.

 

CUSTOMER EXPERIENCE:

We exist to deliver a great customer experience.

QUALITY

We expect nothing but the best in everything we do.

AUTHENTICITY

We value individuality and we encourage everybody to be themselves.

RESPECT AND KINDNESS

We treat all with respect and believe in being nice: smile, say ‘hi’ and ‘bye!’

 

CHALLENGE THE STATUS QUO

We are open‐minded, we love to learn, and are constantly evaluating how we can do better.

Komentar

komentar