[dropcap size=big]P[/dropcap]edangdut Zaskia “Gotik” Shinta sedang dirudung masalah. Lawakannya – yang tidak lucu- di sebuah acara variety show di sebuah stasiun televisi dianggap menghina lambang negara. Sejumlah lembaga pun melaporkannya ke polisi.

Penyany yang ngetop lewat lagu Bang Jono ini menyebut hari Proklamasi Indonesia jatuh pada 32 Agustus, dan mengatakan bahwa lambang sila kelima Pancasila adalah bebek nungging.   Zaskia terancam hukuman denda Rp 500 juta.

Larangan untuk menghina negara dan lambangnya diatur dalam Pasal 24 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Kami menjajaki pendapat orang banyak tentang kasus ini lewat akun Twitter @BatamPos.  

Dari 39 orang yang menanggapi pertanyaan kami “Alasan menghibur Zaskia Gotik dilaporkan karena mengolok-olok lambang negara. Menurut Anda?”, ada 10 persen yang memilih jawaban “Polos banget jadi orang”.

Ini pilihan pertama yang kami sediakan. Zaskia Gotik adalah pedangdut yang latar pendidikan legalnya hanya sampai sekolah dasar. Bahkan konon tak sampai lulus. Mungkin ini yang jadi penyebab “Si Eneng” ini begitu polosnya.

Zaskia-Gotik1

Apakah dia harus dihukum? Hanya 28 persen yang memilih ini. Artinya tak banyak dari pemilih yang meliha kasus ini begitu seriusnya sehingga penyelesaiannya harus benar-benar lewat jalur hukum.

Jawaban tertinggi adalah pada pilihan ketiga: “TV kita memang gak mutu”. Artinya kasus ini tak akan terjadi kalau televisi kita benar-benar memproduksi acara yang berkualitas, tidak sekadar menampilkan kepolosan orang-orang seperti Zaskia Gotik ini.

Apalagi kalau jawaban ini kita jumlahkan dengan 26 persen yang memilih sikap keempat yang kami sediakan: “Gak butuh hiburan gituan”.

Ini tautan hasil akhir polling Twitter tersebut. Terima kasih kepada yang sudah ikut memberikan pendapatnya.

Komentar

komentar