[dropcap size=big]K[/dropcap]alau jalan-jalan di keramaian di Batam tak jarang kita sering jumpa kuliner dengan nama Tahu Gejrot.

Sebuah kudapan enak dan unik. Unik karena cara yang sederhana. Siraman kuah pedas yang disajikan bersama potongan tahu.

Tahukah Anda kuliner satu ini berasal dari Cirebon. Satu kampung dengan empal gentong dan sega jamblang.

Bila Anda punya kesempatan jalan ke Cirebon mampirlah ke Keraton Kasepuhan.

Sejumlah pedagang tahu gejrot berjejeran di bagian depan kawasan keraton. Harganya, tak perlu risau. Satu porsi hanya cukup merogoh kocek Rp 9.000. Murah meriah.

Menurut Ayi, salah seorang pedagang tahu gejrot di kawasan Keraton Kasepuhan, pengunjung banyak penasaran dengan rasa tahu gejrot asli Cirebon. Sehingga jualannya tetap laku. Apalagi saat musim liburan datang karena pengunjung keraton pun meningkat drastis.

”Ramainya pas Idul Fitri, Idul Adha, dan Maulid,” ucap Ayi.

Cara membuat tahu gejrot sederhana. Tetapi cita rasanya tetap mempesona. Tahu yang dipilih rasa tawar dengan tekstur kulit tebal dan isi tak terlalu padat. Itu yang membuat bumbu kuah lebih mudah menyerap hingga menimbulkan sensasi pedas.

Cara penyajiannya, tahu digoreng dan dipotong kecil. Kemudian dihidangkan bersama kuah racikan bumbu cabai, bawang merah, dan kecap.

Penasaran dengan rasa tahu getjrot asli Cirebon? Silakan cari penjualnya bikin sendiri. (sbo)

Komentar

komentar