1. Meneliti Atmosfer Matahari

Di awal sejarah astronomi, gerhana Matahari digunakan untuk memahami atmosfer Matahari. Dari Bumi, atmosfer Matahari itu tak bisa dilihat jika bukan saat GMT, karena sinarnya tak sekuat bagian Matahari yang lebih dalam. Sampai sekarang penelitian GMT masih berkisar itu.

Sumber: Beritagar.ID

 

2. Meneliti Temperatur dan Kecepatan Elektron

Karena korona matahari tampak lebih jelas, ilmuwan bisa meneliti temperatur dari elektron bebas dan seberapa cepat mereka melesat. Korona matahari menyebarkan partikel elektron ke seluruh angkasa. Elektron juga mempunyai andil besar terhadap penyeberan sinar matahari sampai ke Bumi.

Sumber: Techno Okezone

 

3. Menguji Kebenaran Teori Eisntein
Saat GMT terjadi ilmuwan bisa melakukan pembuktian lagi teori Relativitas Albert Einstein. Pada 1919 ketika terjadi GMT di di teluk Guinea, Afrika, sekelompok ilmuwan Inggris sudah membuktikan teori Einstein itu benar. Ia menyebutkan adanya kelengkungan ruang dan waktu di sekitar benda bermassa besar. Hal demikian berarti berlaku di sekitar Matahari. Peneliti LAPAN akan membuktikan teori itu dengan mengamati posisi cahaya bintang di dekat Matahari, yang akan dibelokkan atau dikenal dengan lensa gravitasi.

Sumber: Beritagar.ID

 

4. Meneliti Respons Perilaku Hewan 

Pusat Penelitian Biologi LIPI akan meneliti perubahan perilaku dan respons hewan terhadap perubahan lingkungan akibat gerhana. Penelitian akan dilakukan di Taman Nasional Lore Lindu dan Kawasan Parigi Moutung Sulawesi Tengah.

Sumber: Tulisan Dunia.

Komentar

komentar