Tangan Dingin M Nur A Nasution di Dunia Pariwisata (2)

 

[dropcap size=big]D[/dropcap]irektur Batam Tourism Polytechnic (BTP) M Nur A Nasution, S Sos, M PD, CHA, suatu kali pernah ditemui GM sebuah hotel. Dia mau dipecat karena hotel yang ia kelola nyaris bangkut. Si GM bersimpuh memohon dibantu bahkan sampai bersimpuh di kaki M Nur.

“Yang saya lakukan hanya menginformasikan ke teman-teman bahwa saya ada di tempat ini. Ternyata responnya, teman-teman langsung reservation. Akhirnya hotel itu tidak jadi bangkrut, karena kembali ramai, ” kata pria kelahiran Jogya, 48 tahun lalu.

Baca Bagian 1 seri artikel ini:  

Direktur Batam Tourism Polytechnic ini Pernah Ditantang dan Berhasil Mengubah Kafe Gay di Bali

 

Di lain waktu Nur juga pernah diminta menghidupkan hotel yang sepi tamu, tanpa subsidi dari ownernya. Nah, kali ini apa pula yang dilakukannya?

“Saya dekati orang-orang di kolam renang. Saya tawari pindah ke kamar suite, asalkan mau mengajak temannya pindah ke hotel ini. Dan taktik saya berhasil. Lama kelamaan hotel ini ramai lagi,” cerita Nur.

Pengalaman unik berharga lainnya ketika Nur harus membenahi hotel yang sepi tamu karena letaknya yang tersembunyi.

“Saya pelajari, pasti ada orang yang gak suka diketahui tempat nginapnya. Seperti orang yang suka meditasi. Lalu saya pakai segmen itu untuk promo di Google,” kata Nur.

Yang penting, kata Nur, ownernya menurut apa saran saya. Dan, saya bisa mengubah hotel yang mau bangkrut jadi ramai lagi.

“Saya sering ditangisi karyawan yang hotelnya sudah saya perbaiki. Mereka merasa berhutang budi karena dengan adanya saya mereka bisa bekerja dan menghidupi keluarga lagi. Ini nilai yang tidak ada harganya. Saya bersyukur, bisa membantu orang lain dengan jalan ini,” ujar Nur.(bersambung)

Agnes Damayanti – b.niaga

Komentar

komentar