[dropcap size=big]K[/dropcap]utipan-kutipan dari tulisan seorang pengarang besar kadang-kadang dapat mengerdilkan kebesaran karya dan si pengarang tersebut. Tetapi sebaliknya, kutipan-kutipan pendek bisa juga menunjukkan kebesaran seorang pengarang.

Tentu saja, cara terbaik untuk memahami gagasan si pengarang adalah membaca utuh karyanya.

Tanpa niat untuk mengecilkan Pramoedya Ananta Toer, pengarang yang menulis lebih dari 50 buku – 40 di antaranya diterjemahkan ke berbagai bahasa lain, berikut ini beberapa kutipan dari beberapa bukunya.

Semoga bisa menjadi semacam pembangkit selera untuk masuk ke dalam karya-karyanya. Di luar itu, kutipan-kutipan berikut ini memang menarik untuk kita renungkan.

1. Kesetaraan

Bebas dan tak terpaksalah seharusnya pergaulan antara saudara satu dengan yang lain; habislah segalanya yang menghalangi itu.

2. Keteguhan

Lihat Nyai Ontosoroh, dia perempuan, seorang diri melawan kekuasaan kolonial. Kalian lelaki, masa musibah begitu saja bisa turun morilnya.

3. Kemanusiaan

Pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput.

4. Cinta

Cinta tidak pernah buta. Cinta baginya adalah memberikan segala-galanya dan berhenti apabila napas berhenti menghembus.

5. Orang Muda

Sejarah dunia adalah sejarah orang muda. Jika angkatan muda mati rasa, matilah sejarah sebuah bangsa.

6. Kemerdekaan

Raihlah kemerdekaanmu sendiri. Karena dengan kemerdekaan dan kebebasan, manusia diasuh dan dididik untuk tak jadi kerdil dan penakut.

7. Kehidupan

Hidup sangat sederhana. Yang hebat hanya tafsirannya.

8. Ketakuan

Seberapa keji dan sakit kau ditindas, menulislah dengan berani. Sebab ketakutan itu sendiri sudah merupakan penyakit.

9. Pengabdian
Pergunakan ilmumu itu kemudian untuk menuntun bangsamu keluar dari kegelapan yang tiada habis-habisnya ini.

 

Sumber: Linikata.com

Komentar

komentar