[dropcap size=big]A[/dropcap]pa yang mengejutkan Peppy Chandra setelah total menjadi politisi? Konflik! Kawan baik bahkan saudara kandung sendiri bisa menjadi lawan dalam membela suatu kepentingan.

“Saya sudah pernah mengalaminya. Awalnya kaget, kok bisa gini ya? Tapi, saya teringat pesan suami, tetap tenang fokus dan tetap bertahan dengan komitmen yang sudah terjalin dan apapun yang terjadi tetap ikhlas dan mengutamakan yang menjadi anjuran partai politik bersih cerdas dan santun. Insya Allah mereka takluk, hahahahaha… Dan selalu bekerja dengan hati…” kata Ketua DPC Partai Demokrat Tanjungpinang ini.

Beradu akting bersama Indonesia Kita di Graha Bhakti Budaya, TIM, Jakarta.

Beradu akting bersama teater Gandrik di pementasan Indonesia Kita di Graha Bhakti Budaya, TIM, Jakarta.

Sebelum terjun langsung ke lapangan politik, Peppy Chandra adalah seorang penari dengan reputasi nasional, koreografer dan pelatih tari bertangan dingin, dan pengelola sanggar tari yang handal.

Setelah menjadi politisi, ia langsung duduk di DPRD Tanjungpinang, dan kini melesat lagi karir politiknya menjadi pemimpin partai di level kota. Ia seakan menepis keraguan khalayak bahwa kiprahnya hanya membayangi nama besar suaminya Husnizar Hood. Meskipun ia akui banyak yang ia pelajari dari sang suami.

“Banyak sekali yang diajarkan oleh Bang Nizar bagaimana terjun kedunia politik. Selalu saya dipesankan masuk dalam dunia politik itu pengabdian, maka jangan berpikir yang lain,” kata Peppy Chandra.

Peppy menikmati perannya sebagai politisi, sebab paling tidak ia bisa berbuat sesuatu bagi masyarakat. “Politik ini seperti kita kita di atas panggung, jikalau kita menampilkan karya kita dengan bagus orang akan bertepuk tangan tapi jika kita tidak menampilkan yang terbaik orang akan mencibir kita. Artinya berbuatlah yang terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.

Selalu fit hadir di berbagai acara kemasyarakatan.

Selalu fit hadir di berbagai acara kemasyarakatan.

Katakan apa adanya pada masyarakat kalau memang tidak bisa bilang tidak bisa, jangan seperti Superman yang semua serba bisa. “Selalu saya dipesankan masuk dlm dunia politik itu pengabdian jangan berpikir yang lain paling tdk bisa berbuat sesuatu bagi masyarakat.

Apa yang berubah setelah menjadi politisi? “Yang berubah pastinya agak sibuk sedikit. Yang dulunya hanya mengurus dan mendengarkan curhat sanggar dan anak-anak sanggar, sekarang makin banyak yang diurus, dan makin banyak mendengarkan curhatan dari masyarakat,” pada kalimat ini Peppy tergelak.

Ia punya misi mengajak masyarakat berfikir terutama kaum perempuan kita harus punya kesadaran berpolitik jangan kalah dengan laki-laki, lebih pada memberdayakan kaum perempuan.

Untungnya, totalitas Peppy di politik didukung oleh keluarga. “Alhamdulilah anak-anak mendukung setiap keputusan yang diambil emak bapaknya. Mereka selalu memberikan masukan. Bahkan mereka lebih kritis kalau kami sedang diskusi , emaknya harus begini bapaknya harus begini gak boleh begini gak boleh begitu,” paparnya.

Yang tak berubah adalah ia masih seorang penari. “…boleh dicoba, mau zapin, bertandak kita siap, hahahaha… Saya masih merasa sebagai penari dan sampai kapanpun tetap sebagai penari karena tak bisa hilang di hati sanubari ini, itu jiwa semula jadi…” ungkap ibu tiga putri cantik ini.

Hasan Aspahani / Batam.top

Komentar

komentar