[dropcap size=big]A[/dropcap]rtikel ini ditulis oleh Tamara Lechner  untuk situs Lifehack.  Manusia, tulisnya, dirancang untuk menjadi yang akrab dengan alam bebas. Jalinan sistem dalam otak kita didesain untuk menanggapi aroma, pemandangan, dan sensasi yang kita terima dari alam.

Ketika kita menghabiskan waktu setiap hari di luar ruangan itu membuat kita lebih sehat dan lebih bahagia.

Nah, apakah ingin mulai berjalan di alam lebih sering? Berikut adalah beberapa fakta untuk menginspirasi Anda.

1. Stres Berkurang di Alam

Kortisol adalah hormon yang sering digunakan sebagai penanda stres oleh dokter (terlalu banyak berarti Anda terlalu stres) dan studi telah menemukan bahwa siswa yang telah menghabiskan waktu di hutan memiliki tingkat yang lebih rendah dari kortisol daripada rekan-rekan mereka yang tinggal di dalam ruangan. Pekerja di kantor yang memiliki pemandangan alam dari jendela mereka atau melalui langit-langit melaporkan kepuasan kerja yang lebih tinggi dan tingkat stres yang lebih rendah dan pasien rumah sakit yang memiliki pemandangan alam benar-benar sembuh lebih cepat. Penduduk di negara yang stresnya tinggi dapat dikurangi dengan “terapi hutan”.

2. Memori Jangka Pendek Meningkat

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Michigan satu kelompok peserta berjalan-jalan di sekitar arboretum (kebun yang ditanami pepohonan) dan setengah lainnya berjalan menyusuri jalan kota beraspal; ketika kedua kelompok melakukan tes memori sebelum dan sesudah mereka berjalan, mereka yang telah berjalan di antara pepohonan hampir 20 persen lebih baik daripada kondisi mereka sebelum terapi. Hasilnya tidak sama dalam kelompok berjalan kota.

3. Energi Mental Disegarkan Kembali

Ketika Anda mengambil jalan 15 menit di alam atau menatap bintang-bintang, waktu seakan melambat dan Anda merasa terhubung ke sesuatu yang lebih besar. Rasa koneksi membantu menstabilkan suasana hati dan mengurangi stres. Ketika Anda menyatu alam Anda merasa dipulihkan, segar, dan vital. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa berjalan di hutan yang terutama terkait dengan penurunan tingkat kecemasan. Klinis ini dapat digunakan untuk melengkapi perawatan yang ada untuk gangguan depresi utama. Studi lain yang digunakan penggunaan lahan data dan teknologi satelit untuk menemukan bahwa akses ke ruang hijau dalam setengah mil dari tempat tinggal seseorang dikaitkan dengan
kesehatan mental yang lebih baik.

4. Berpikir Lebih Tajam dan Konsentrasi Meningkatkan

Kita tahu bahwa waktu alam adalah restoratif tetapi juga meningkatkan konsentrasi; efek pada perhatian alam begitu kuat bahwa anak-anak lebih mampu berkonsentrasi setelah hanya 20 menit di luar. Ketika mahasiswa diminta untuk mengulang urutan angka dengan memori mereka jauh lebih akurat dalam melakukan tugas ini setelah mereka 20 menit berjalan kaki di alam. Salah satu alasan untuk ini mungkin hypofrontality sementara. Studi menunjukkan bahwa individu yang kreatif menunjukkan hypofrontality sementara ketika terlibat dalam pemecahan masalah kreatif. Ini berarti bahwa otak benar-benar menggunakan area yang berbeda untuk memikirkan masalah ketika Anda berada di luar dibandingkan di dalam ruangan.

5. Energi Positif Meningkat

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh David Suzuki ditemukan bahwa ketika peserta menghabiskan 30 menit setiap hari di alam, hasilnya meningkat kesejahteraan pribadi dan kebahagiaan. Salah satu rekan Dr. Suzuki, dokter Eva Selhub, dieksplorasi hubungan ini antara alam, kesehatan manusia dan kebahagiaan dalam bukunya Otak Anda, On Nature: Ilmu Pengaruh Alam pada Kesehatan, Kebahagiaan, dan Vitalitas Anda.

6. Menyingkirkan Hambatan

Sebuah laporan yang diterbitkan di Lancet tentang sebuah penelitian nasional di Inggris menemukan ruang hijau bisa menjadi kesenjangan dalam kesehatan. Ketika daerah berpenghasilan rendah dikaitkan dengan sedikit akses ke ruang hijau, ada kesenjangan kesehatan yang signifikan antara kurung sosial ekonomi rendah dan lebih tinggi. Kesenjangan ini dijembatani ketika individu berpenghasilan rendah memiliki akses ke ruang hijau dekat dengan rumah dan menghabiskan waktu di setiap hari. Alam membantu untuk mengisi kesenjangan kesehatan luas antara kaya dan berisiko. Dalam iklim saat ini di mana kita sering mendefinisikan diri dengan betapa sibuknya kita, menghabiskan sedikit waktu di alam setiap hari pergi jauh menuju vitalitas meningkat dan akan membantu otak Anda untuk membuat Anda lebih bahagia, lebih sehat dan lebih produktif.

(asp/batamtop)

Komentar

komentar