ilustrasi

ilustrasi

batam.top – Berbekal dengan pengalaman di dunia tiketing selama 5 tahun, Welly Humaira nekad mendirikan usaha travel sendiri. Meskipun bisnis ini kini sudah menjamur, tidak membuat ciut nyalinya. Ia mendirikan travel bernama: Sahabat Tour and Travel.

Di sebuah ruangan agen travel yang berlokasi di Botania Garden Blok B2 No 7 Batam Center itu tampak dua orang pria paruh baya tengah menanyakan tiket pesawat untuk tujuan Medan. “Mbak tadi kami sudah booking penerbangan lewat telepon, mau konfirmasi lagi. Bisa?” tanya pria bernama lengkap Rasidul Ujung.

Seorang staf dengan seragam rapi pun menyambut keduanya dengan ramah. Jemarinya lalu menari di atas keyboard komputer yang terhubung ke sistem pemesanan tiket pesawat seluruh maskapai.

Sejurus kemudian, pesanan tiket sudah bisa diakses. Ia memberitahukan kepada pelanggannya itu tentang berbagai hal, mulai dari harga, jadwal keberangkatan, ketentuan bagasi, dan lainnya. “Gimana, bapak mau?” tanya karyawan travel ini. Sang pelanggan mengangguk tanda setuju.

Setelah memastikan kembali jadwal check in, nama-nama sesuai data, dan berbagai hal lainnya, kemudian mereka sepakat untuk melakukan pembayaran dan tiket pesanan pun selesai dicetak. Pelanggannya pun berlalu dengan senyum.

“Mereka adalah salah satu sekian banyak pelanggan yang setia membeli tiket pesawat pada kami,” terang Welly Humaira, pemilik Sahabat Tour and Travel.

Ia bersyukur karena pelanggan yang pernah datang ke tempatnya selalu kembali di kemudian hari saat akan bepergian. Salah satu alasannya, karena terlayani bak layaknya seorang sahabat, sesuai nama travel itu.

Selain itu, Welly tak mematok keuntungan berlipat, sehinggga harga tiket yang ia berikan tak jauh dari harga dasar maskapai.

“Kami berusaha memahami kebutuhan mereka dan sebisa mungkin melayaninya sebaik mungkin layaknya seorang teman,” tambahnya lagi.

“Bagi saya, yang penting kuantitas dan kualitas. Lebih baik memiliki banyak pelanggan dengan untung yang tipis daripada memiliki untung besar tapi jumlah pelanggan tidak seberapa,” imbuhnya.

Welly sudah merintis usaha tiketing sejak tahun 2010, namun saat itu statusnya masih bekerja di bawah orang lain. Ia merasakan bagaimana manis pahitnya memulai usaha travel dari nol. Namun berkat usaha kerasnya, bisnis tersebut membuahkan hasil.

Dibawah pengelolaannya, ia berhasil membuka 5 cabang dalam jangka waktu yang singkat. “Tapi ya, namanya masih kerja sama orang. Tetap saja ada suka dukanya. Yang pasti, lebih enak jika kita punya usaha sendiri,” imbuhnya. Setelah merasa mendapatkan bekal yang cukup dalam seluk-beluk bisnis penjualan tiket. Ia pun memberanikan diri untuk keluar dan membuka usaha travel sendiri.

Tentu saja bukan hal yang mudah membangun usaha sendiri. Modal yang dibutuhkan tidak sedikit, yakni ratusan juta rupiah. Ibu dari dua anak ini harus pintar memutar otak bagaimana  memperoleh dana usaha. “Saya sampai mengagunkan rumah yang saya tinggali untuk mendapatkan pinjaman dari bank,” tuturnya.

Selain itu, ia juga meminjam sejumlah uang pada saudara terdekat. “Alhamdulillah, akhirnya modal tersebut terkumpul juga,” ucapnya penuh syukur.

Ia pun mencari lokasi ruko yang strategis, membuat legalitas usaha, membeli perangkat meja dan komputer, serta merekrut karyawan.

Meminta permohonan kemitraan dengan maskapai penerbangan adalah bagian yang lumayan sulit yang dirasakan wanita 36 tahun ini. “Ada beberapa maskapai yang tidak mudah memberikan izin kemitraan, tapi ada juga yang mudah,” tambahnya.

Pada April lalu, Sahabat Tour and Travel pun resmi beroperasional. Strategi promosi yang ia lakukan masih melalui mulut ke mulut. “Pelanggan yang pernah datang sekali biasanya balik lagi, dan kadang mereka juga merekomendasikan kami ke saudara atau temannya yang lain,” ungkapnya.

Disamping itu, dengan bantuan karyawan,  ia juga membagi-bagikan brosur ke tempat-tempat umum. Di depan ruko ia juga memasang sebuah baliho besar dan beberapa billboard di pinggir jalan yang banyak dilirik oleh orang. Ia juga memanfaatkan media sosial untuk berpromosi.

Lambat laun, usahanya mulai membuahkan hasil. Kini Sahabat Tour and Travel sudah bisa mendapatkan omzet ratusan juta setiap bulannya. Bahkan Welly berencana akan membuka cabang baru dalam beberapa bulan ke depan.

Untuk beroperasi, travel ini buka dari jam 07.00 hingga jam 21.30. “Untuk reservasi penerbangan pun kami sangat memudahkan pelanggan, bisa lewat bbm, sms, email, dan telepon,” tutupnya. (Fenny Ambaratih, Batam)

Komentar

komentar